Tampilan
Arus Kas & Impor Massal
Modul Arus Kas adalah pusat pencatatan seluruh pergerakan uang sekolah — baik pemasukan maupun pengeluaran operasional di luar tagihan siswa. Dari sini Bendahara atau Operator dapat mencatat transaksi satu per satu, mengimpor ratusan data sekaligus dari Excel, serta memantau analitik dan riwayat kas dalam satu tampilan.
1. Mengenal Modul Arus Kas
Buka menu Keuangan → Arus Kas. Halaman ini menggabungkan pencatatan dan analisis dalam beberapa bagian:
- Ringkasan Kas — tiga kartu di bagian atas menampilkan Total Kas Masuk, Total Kas Keluar, dan Saldo Bersih (Net) sesuai periode yang dipilih.
- Porsi Pemasukan & Porsi Pengeluaran — grafik lingkaran yang memecah kas berdasarkan sumber pendapatan dan kategori biaya.
- Tren Arus Kas Bulanan — grafik batang yang membandingkan pemasukan vs pengeluaran tiap bulan.
- Daftar Transaksi Terpadu — tabel berisi semua pergerakan kas (pembayaran siswa, PPDB, pemasukan lain, pengeluaran, gaji/payroll, dan biaya langganan platform) dalam satu daftar.
- Riwayat Import (Audit Log) — catatan setiap berkas yang pernah diimpor secara massal.
Gunakan tombol Pilih Periode di kanan atas untuk menyaring data (Semua Waktu, per Tahun, per Semester Akademik, atau periode 6 bulan), dan kotak Cari transaksi untuk mencari transaksi tertentu. Klik salah satu baris transaksi untuk membuka Detail Transaksi.
Catatan: Pembayaran tagihan siswa, biaya PPDB, gaji yang dibayarkan (payroll), dan tagihan langganan aplikasi otomatis masuk ke perhitungan arus kas — Anda tidak perlu mencatatnya ulang di sini. Lihat halaman Keuangan & Tagihan untuk pengelolaan tagihan siswa.
2. Mencatat Pemasukan Manual
Digunakan untuk pemasukan non-biaya siswa, misalnya Dana BOS, dana hibah, sumbangan komite, sewa fasilitas, atau penjualan aset.
- Klik tombol Tambah Pemasukan (berwarna hijau).
- Pilih Kategori Pemasukan dari daftar. Jika kategori belum ada, klik + Baru lalu ketik nama kategori — kategori baru otomatis tersimpan saat Anda menyimpan transaksi.
- Isi Tanggal transaksi.
- Masukkan Jumlah (IDR) tanpa titik atau koma (contoh:
50000000). - Pilih Metode pembayaran.
- Tulis Deskripsi / Keterangan singkat sumber pemasukan.
- Klik Simpan Pemasukan.
3. Mencatat Pengeluaran Manual
Digunakan untuk pengeluaran operasional sekolah, misalnya ATK, listrik/air, pemeliharaan, atau konsumsi kegiatan.
- Klik tombol Tambah Pengeluaran (berwarna merah).
- Pilih Kategori dari daftar, atau klik + Baru untuk menambahkan kategori baru langsung di kolom input.
- Isi Tanggal transaksi.
- Masukkan Jumlah (IDR).
- Pilih Metode Pembayaran.
- Tulis Deskripsi, contoh: "Pembayaran listrik bulan Maret".
- Klik Simpan Pengeluaran.
Jika sekolah memiliki Rencana Bisnis Anggaran (RBA) yang aktif, pengeluaran dengan kategori yang cocok akan otomatis tercatat sebagai realisasi anggaran.
Metode Pembayaran yang Tersedia
| Pilihan | Keterangan |
|---|---|
| Tunai | Pembayaran/penerimaan uang tunai langsung |
| Virtual Account | Transfer melalui virtual account bank |
| QRIS | Pembayaran via QRIS |
| E-Wallet | Dompet digital (OVO, DANA, ShopeePay, dll.) |
| Retail (Alfamart/Indomaret) | Pembayaran melalui gerai retail |
4. Impor Massal dari Excel
Cara tercepat untuk memasukkan banyak transaksi sekaligus, misalnya saat memindahkan catatan kas lama ke sistem. Klik tombol Import Data di kanan atas untuk membuka jendela impor.
A. Unduh & Isi Template
- Pada jendela impor, klik Download Template untuk mengunduh berkas
template_arus_kas.xlsx. - Berkas template berisi panduan pengisian, contoh data, serta enam kolom berikut yang harus Anda isi:
| Kolom Template | Wajib | Isi |
|---|---|---|
| Tanggal | Ya | Format YYYY-MM-DD (contoh: 2026-06-15) |
| Jenis Transaksi | Ya | Pemasukan atau Pengeluaran |
| Kategori | Ya | Nama kategori (boleh kategori baru — akan dibuat otomatis) |
| Nominal | Ya | Angka tanpa titik atau koma (contoh: 250000) |
| Metode Pembayaran | Ya | Tunai, Virtual Account, QRIS, E-Wallet, atau Retail |
| Keterangan | Tidak | Rincian singkat transaksi |
- Jangan mengubah susunan kolom pada baris header template.
Batasan berkas: ukuran maksimal 5 MB dan paling banyak 1.000 baris data per berkas. Format yang didukung:
.xlsx,.xls, dan.csv.
B. Unggah & Periksa Preview
- Klik Pilih Berkas lalu pilih file Excel yang sudah diisi. Sistem langsung memvalidasi seluruh baris.
- Jika semua data valid, sistem menampilkan ringkasan berisi: Jumlah Transaksi Valid, Total Pemasukan, Total Pengeluaran, serta jumlah Kategori (Baru / Lama). Daftar nama kategori baru yang akan dibuat juga ditampilkan.
- Sebuah tabel preview menampilkan 10 baris pertama agar Anda dapat memastikan data sudah benar sebelum disimpan.
C. Menangani Duplikat
Sistem otomatis mendeteksi transaksi yang dianggap duplikat (tanggal, jenis, kategori, nominal, dan keterangan yang sama dengan data yang sudah tercatat atau yang berulang di dalam berkas). Bila duplikat ditemukan, pilih Tindakan pada peringatan kuning:
| Pilihan | Hasil |
|---|---|
| Lewati transaksi duplikat | Baris duplikat tidak ikut disimpan (ditandai dicoret pada preview) |
| Tetap import seluruh data | Semua baris disimpan termasuk yang terindikasi duplikat |
D. Konfirmasi & Selesai
- Klik Import Sekarang.
- Periksa rincian pada kotak Konfirmasi Import Data (jumlah transaksi, transaksi yang dilewati, total pemasukan/pengeluaran, dan kategori baru).
- Klik Ya, Import Sekarang untuk menyimpan. Semua transaksi akan masuk ke Daftar Transaksi Terpadu dan tercatat di Riwayat Import.
E. Jika Ada Kesalahan Data
Bila sistem menemukan kesalahan (misalnya format tanggal salah, nominal bukan angka, atau metode tidak dikenali), berkas tidak dapat diimpor. Sistem menampilkan tabel daftar kesalahan beserta nomor baris, kolom, dan alasannya. Klik Download Hasil Validasi untuk mengunduh laporan kesalahan, perbaiki file Anda, lalu unggah ulang.
5. Riwayat Import & Ekspor
Riwayat Import (Audit Log)
Buka tab Riwayat Import (Audit Log) pada tabel transaksi untuk melihat catatan setiap berkas yang pernah diimpor: waktu impor, nama berkas, nama pengimpor, jumlah transaksi, total pemasukan/pengeluaran, jumlah kategori baru, dan status (Berhasil, Gagal, Tertunda, atau Dibatalkan).
Ekspor Data
- Atur Periode dan/atau Pencarian sesuai data yang ingin diekspor.
- Klik tombol Ekspor.
- Pada kotak konfirmasi, periksa filter yang aktif, lalu klik Unduh CSV. Berkas yang dihasilkan mengikuti filter yang sedang aktif.