Tampilan
Manajemen Pengadaan (Purchasing) & Vendor
Modul Pengadaan (Purchasing) membantu sekolah dalam mengelola siklus pembelian barang dan jasa secara akuntabel, mulai dari pendataan vendor, pengajuan persetujuan (Purchase Request), pelacakan pengiriman, hingga otomatisasi pembukuan pengeluaran keuangan.
1. Database Vendor
Sebelum mengajukan pembelian barang, pastikan data pihak ketiga (vendor/supplier) sudah terdaftar dalam sistem.
- Buka menu Pengadaan → Manajemen Vendor.
- Klik tombol Tambah Vendor.
- Isi informasi detail vendor:
- Nama Vendor & Contact Person
- Kontak (WhatsApp & Email)
- Alamat Kantor / Toko
- NPWP (untuk pelaporan pajak pengadaan)
- Informasi Rekening Bank (Nama Bank, Nomor Rekening, & Nama Pemilik Rekening) untuk mempermudah transfer pembayaran oleh Bendahara.
- Klik Simpan. Vendor yang aktif siap dipilih saat pembuatan Purchase Request.
2. Pengajuan Pembelian (Purchase Request - PR)
Jika staf atau unit kerja membutuhkan barang (misal: pengadaan laptop lab baru, meja kelas, atau buku perpustakaan):
- Buka menu Pengadaan → Purchase Request.
- Klik tombol Buat Pengajuan.
- Isi formulir pengajuan:
- Pilih Vendor yang dituju.
- Pilih Kategori Pengeluaran (misal: Inventaris, Alat Tulis Kantor).
- Masukkan Deskripsi Pengajuan (tujuan pembelian).
- Tambahkan Daftar Barang (Line Items): Nama barang, kuantitas (quantity), satuan (pcs, rim, unit), dan estimasi harga satuan.
- Total nominal belanja akan otomatis dihitung oleh sistem.
- Klik Kirim Pengajuan. Status awal pengajuan adalah Pending (Menunggu).
3. Alur Persetujuan & Penerbitan PO
Semua pengajuan belanja dengan nominal berapapun akan dikunci dan dikirim kepada Kepala Sekolah atau Yayasan untuk ditinjau.
- Persetujuan (Approval): Kepala Sekolah/Yayasan memeriksa detail barang, kuantitas, dan harga. Jika disetujui, klik Setujui. Sistem akan otomatis men-generate Nomor PO resmi (format:
PO-YYYYMM-[TenantID]-[Sequence]). Status berubah menjadi Approved. - Penolakan (Rejection): Jika tidak disetujui, klik Tolak dan masukkan alasan penolakan. Staf dapat melihat catatan tersebut untuk melakukan revisi pengajuan.
4. Pelacakan Status Pengadaan
Setelah PO diterbitkan, siklus pengadaan dilacak melalui perubahan status berikut:
- Approved: PO siap dikirim ke vendor. Unduh PDF PO resmi lalu kirimkan ke email/WhatsApp vendor.
- Ordered (Dipesan): Klik Tandai Dipesan setelah vendor mengonfirmasi pesanan sedang diproses atau dikirim.
- Received (Diterima): Klik Tandai Diterima setelah barang sampai di sekolah. Staf disarankan mengunggah bukti fisik penerimaan barang (misal foto surat jalan).
- Completed (Selesai): Klik Selesai setelah pembayaran lunas dilakukan ke vendor.
- Cancelled (Dibatalkan): Pengajuan dapat dibatalkan jika terjadi pembatalan sepihak oleh sekolah atau vendor.
5. Integrasi Otomatis (Auto-Expense & Auto-RBA)
Ketika admin mengubah status Purchase Request menjadi Completed (Selesai):
- Pencatatan Arus Kas: Sistem secara otomatis membuat entri pengeluaran baru di menu Arus Kas dengan detail nominal PO dan deskripsi pembayaran ke vendor yang bersangkutan.
- Realisasi RBA: Pengeluaran tersebut juga otomatis terhubung ke anggaran sekolah yang aktif di sub-kategori yang sesuai, sehingga Bendahara tidak perlu mencatat transaksi yang sama di tiga modul berbeda.
6. Lampiran & Dokumen Pendukung
Guna keperluan audit keuangan yayasan, seluruh dokumen pendukung pengadaan dapat diunggah ke detail Purchase Request:
- Dokumen penawaran harga (Quotation) dari vendor.
- Nota tagihan resmi (Invoice) dari vendor.
- Bukti transfer atau kuitansi pembayaran (Receipt).
Untuk mengunggah:
- Di halaman detail Purchase Request, buka panel Lampiran.
- Pilih file (maksimal 5MB, format PDF/JPG/PNG) dan pilih tipe lampiran.
- Klik Upload. Dokumen tersimpan permanen di cloud server aman.